Mewawancarai

Secara efektif mewawancarai calon anggota tim baru memerlukan koordinasi antara beberapa orang di perusahaan Anda. Dengan Asana, pewawancara, perekrut, dan manajer perekrutan dapat berkolaborasi dalam serangkaian pertanyaan untuk diajukan kepada setiap kandidat. Ini akan memastikan bahwa Anda mengajukan pertanyaan yang sama kepada semua kandidat tetapi tidak mengulangi pertanyaan dengan salah satu kandidat. Pada akhirnya, bukan hanya calon yang ingin terlihat profesional dalam wawancara. Kendalikan pengalaman calon serta permudah semuanya bagi pewawancara dengan Asana.

Cara membuat proyek templat pertanyaan wawancara

Mulailah dengan templat persiapan wawancara kami untuk menghemat waktu saat penyiapan.

  1. Buat proyek baru untuk setiap peran terbuka dan beri judul proyek "Pertanyaan wawancara untuk Kepala Desain ", misalnya. Dalam deskripsi proyek, tambah tautan ke deskripsi pekerjaan. Sertakan instruksi bagi pewawancara untuk menugakan diri mereka sendiri dan beri tanda centang saat mereka mengajukan pertanyaan.

  2. Undang manajer perekrutan dan rekan tim yang terlibat dalam proses wawancara dari tombol + di bagian kanan atas proyek Anda.

  3. Minta manajer perekrutan untuk menambahkan tugas untuk setiap pertanyaan yang Anda ingin ajukan ke calon untuk peran ini.

  4. Mulai percakapan proyek untuk mengumpulkan ide tentang pertanyaan lain. Anda dapat membuat tugas langsung dari percakapan untuk menambahkan pertanyaan ke daftar.

  5. Setelah dibuat, simpan proyek Anda sebagai templat dengan mengklik dropdown header proyek dan memilih Konversikan menjadi Templat. Setelah tersimpan, Anda dapat membuat duplikat templat dengan membuka tab Templat ketika membuat proyek baru.

  6. Pewawancara harus menetapkan sendiri pertanyaan untuk setiap calon pegawai dan menyelesaikan tugas saat setiap pertanyaan diajukan.

Interview Questions project in Asana

Asana memungkinkan Anda membuat bank pertanyaan wawancara dan menugaskannya kepada pewawancara sehingga semua orang tahu siapa yang akan mengajukan pertanyaan mana. Ini memungkinkan tim Anda mencakup lebih banyak hal saat mengevaluasi kandidat.

Kiat mengelola proyek templat pertanyaan wawancara Anda

Buat bidang kustom

Anda dapat membuat bidang kustom untuk digunakan pada templat wawancara Anda yang kemudian akan disalin saat Anda menduplikasi proyek templat. Anda dapat membuat bidang kustom angka untuk memberikan skor 1 -5 tentang seberapa baik mereka menjawab pertanyaan.

Build an interview question template in Asana

Tambahkan bidang kustom pada proyek wawancara Anda dengan mengeklik tautan Tambahkan Bidang Kustom biru di atas proyek Anda. Setelah itu, Anda dapat membuat dan mengelola bidang kustom untuk skor pertanyaan atau data lain yang perlu dilacak.

Berkomunikasi dengan komentar

Gunakan komentar pada setiap tugas pertanyaan untuk menulis catatan. Atau buat catatan di tugas baru lalu bagikan saat Anda diminta untuk memberikan umpan balik wawancara.

Gunakan bagian

Buat bagian untuk proyek Anda. Pisahkan pertanyaan ke dalam kategori apa pun yang masuk akal untuk peran tersebut. Kita terkadang menggunakan bagian - bagian seperti "Perilaku ,"" Teknis ," dan "Manajemen ."

Buat proyek master

Buat proyek master untuk pertanyaan wawancara umum. Tarik pertanyaan yang relevan dari proyek ini kapan saja Anda membuat templat baru.

Jangan mulai dari awal

Jika Anda memiliki posisi terbuka berikutnya, gunakan Asana selama proses perekrutan. Saat Anda membuka peran serupa, lihat kembali templat pertanyaan wawancara sebelumnya untuk mendapatkan inspirasi.

Menggunakan Asana untuk melacak pertanyaan wawancara akan membuat Anda tetap teratur dan efisien selama proses wawancara, yang berarti Anda dapat merekrut kandidat terbaik lebih cepat.

 

Apakah artikel ini membantu?

Thanks for your feedback