Siapkan alur kerja yang konsisten di Asana untuk menerima, memilah, dan menyerahkan pekerjaan kreatif. Ikuti langkah-langkah dalam artikel ini untuk membuat proyek dengan tahapan dan bidang yang jelas, mengumpulkan permintaan dengan formulir, dan menggunakan automasi agar pekerjaan terus berjalan.
Tonton video di bawah ini untuk mengikuti langkah-langkah dalam artikel ini.
Buat proyek baru untuk mengelola Permintaan kreatif. Beri nama yang jelas (misalnya, Permintaan kreatif) dan tempatkan di tim yang tepat. Atur izin agar pemohon dapat menambahkan pekerjaan sementara tim kreatif inti tetap memegang kendali atas proyek. Perlakukan proyek ini sebagai sumber kebenaran: setiap permintaan baru dimulai di sini, dan setiap pembaruan mengalir melaluinya.
Pilih Tampilan Papan sebagai default. Tampilan Papan mencerminkan cara kerja sebagian besar pipeline kreatif, jadi tim Anda dapat melakukan triase dengan cepat dan pemangku kepentingan dapat memahami status dengan cepat. Tambahkan Bagian yang mencerminkan tahap produksi Anda. Targetkan jalur ujung ke ujung seperti Permintaan baru – Berlangsung – Dalam peninjauan – Selesai.Catatan
Gunakan templat proyek permintaan kreatif jika Anda tidak ingin memulai dari awal.
Tambahkan bidang kustom untuk membantu Anda memprioritaskan permintaan yang masuk dan menyortirnya berdasarkan kategori. Contoh bidang yang dapat Anda tambahkan ke proyek Anda adalah Jenis kreatif (Desain, Salin, Video, Web, Sosial), Prioritas (Rendah/Sedang/Tinggi), dan Saluran (Situs Web, Sosial, Email, Acara).
Simpan bidang yang dapat digunakan kembali ke pustaka bidang organisasi Anda sehingga setiap proyek menggunakan definisi yang sama dan Anda dapat memfilter, menyortir, dan melaporkannya.
Formulir standarkan cara permintaan dikirimkan. Buat formulir tetap singkat dengan hanya menanyakan hal yang diperlukan (misalnya, gol, tenggat, pemangku kepentingan), lalu gunakan percabangan bersyarat untuk tindak lanjut. Misalnya, jika pemohon memilih Video, tampilkan bidang untuk rasio aspek, panjang skrip, dan pengisi suara.
Petakan pertanyaan utama langsung ke bidang kustom proyek Anda sehingga pengiriman masuk dalam kategori yang telah ditentukan. Misalnya, hubungkan Apa yang Anda butuhkan? ke Jenis kreatif, dan Seberapa mendesak? ke Prioritas. Gunakan pemetaan bidang sejak awal agar data tetap bersih, automasi dapat diaktifkan, dan pelaporan dapat diandalkan.
Untuk memetakan pertanyaan formulir ke bidang kustom, klik kotak Hubungkan ke bidang dan pilih dari bidang yang tersedia. Setelah Anda menghubungkan bidang, bidang tersebut akan muncul dalam formulir.
Untuk memaksimalkan waktu yang dihabiskan untuk produksi kreatif, coba otomatiskan tugas dengan aturan agar tugas terus bergerak melalui proses kreatif.
Contoh aturan:
Biarkan AI Asana menganalisis deskripsi permintaan untuk menetapkan atau menyarankan Prioritas dan Jenis kreatif, merangkum brief panjang, atau mengajukan subtugas awal. Mulailah dengan satu kasus penggunaan berdampak tinggi (seperti prioritas otomatis), validasi bahwa itu berfungsi seperti yang diinginkan, lalu tambahkan saran tambahan.
Beberapa item penerimaan dapat berupa proyek—pembaruan situs web, kampanye multi-aset, seri video produk. Saat ruang lingkup, pemangku kepentingan, atau linimasa melebihi Tugas, ubah Tugas menjadi proyek agar Anda dapat merencanakan fase, menetapkan pemilik, dan melacak milestone dengan benar.
Setelah puas dengan proyek, konversikan menjadi templat. Beri nama yang jelas dan mudah dicari (misalnya, [MASTER] Permintaan Kreatif), dan simpan di tim yang sesuai. Batasi akses edit ke beberapa pemilik yang dapat mengembangkannya secara bertanggung jawab, dan dorong semua orang untuk "menggunakan" daripada memodifikasi.
Catatan
Artikel ini diterjemahkan oleh AI.
Kirim umpan balik terjemahan.